look up
beberapa saat yang lalu, saya sempat sangat setuju dengan salah satu video hasil share seseorang di sosial media. video itu bertitel sama dengan tulisan ini : Look up.
Look up from your phone, Shut down that display!
isi video itu menyiratkan sisi negatif dari gadget. sebenarnya sudah banyak yang tahu akan hal ini, seperti pernyataan "kalau dulu gadget itu mendekatkan yang jauh, sekarang gadget itu menjauhkan yang dekat". itulah seolah orang benar-benar paham. namun di kenyataannya sepertinya belum cukup dikatakan benar, masih miris.
hal negatifnya tidak hanya itu, gadget juga membuat kita melewatkan sesuatu yang bisa saja sangat penting. ketika kita tersesat misalnya, ada banyak orang yang bisa kita tanyai. namun dengan adanya gadget, kita selalu merasa lebih percaya dengan gadget. padahal bisa saja orang yang berlalu lalang adalah orang penting, bisa kenalan lama, atau bahkan berjodoh di masa depan. namun karena kita lebih percaya kepada gadget dan tidak menyapa untuk menanyakannya kepada orang itu, kesempatan untuk bertegur sapa hilang sudah.
anak kecil yang seharusnya bermain dengan aktif demi perkembangan psikomotoriknya, justru asyik menatap tegang gadgetnya. benar sih, masih ke luar rumah dan menemui teman-temannya, namun semua juga membawa gadget dan justru mendiskusikan game dari gadgetnya itu. sedihnya, anak yang tidak punya gadget (entah karena tidak punya atau sedang ingin bermain sepak bola atau lompat tali) justru tidak punya teman, celingukan, diabaikan.
remaja menyukai masa-masa mengenal dunia lebih jauh, namun sepertinya terlalu jauh. di dunia maya, segala hal bisa terjadi. remaja kebanyakan menyukai dunia maya, karena di sana mereka lebih berani mengungkapkan pikirannya. sayangnya, dengan begitu sama saja mereka dilatih menjadi pengecut. karena ketika dihadapkan dengan dunia nyata, terkadang remaja kaget dan cenderung diam. saat dihadapkan masalah misalnya, alih-alih berpendapat atau mendiskusikan masalah dengan relasi, mereka justru lebih senang update status di jejaring sosial. tidak jarang status-status mereka menuai masalah dengan teman-teman atau pihak lain yang merasa tersinggung.
orang secara umum akan kehilangan waktu dan momen berharga dengan orang-orang yang disayanginya. apapun yang dilakukannya dengan gadget. sekadar main game atau sepenting urusan kerjaan, semua itu adalah salah jika kita melakukannya di waktu santai bersama keluarga atau orang terkasih misalnya.
cobalah pula meletakkan gadget jika sedang mengobrol (jika tidak ingin mematikannya). setidaknya tinggalkan sesaat. teman bicara kita punya hak untuk didengarkan dan diperhatikan.
masing-masing ada waktunya. tak akan timbul masalah jika segalanya terjadi menurut porsi yang tepat.
gadget penting, tapi kalau sampai membuat kita kehilangan hal yang lebih berharga, mungkin sudah saatnya kita untuk sejenak meninggalkan gadget di rumah dan mencoba berjalan-jalan ke luar dan menyapa setiap orang yang kita temui dengan senyum termanis.

Comments
Post a Comment