Desember #3
akhirnya. tiba juga di bulan Desember.
bulan yang selalu jadi penantian 11 bulan
Desember.
sendu,
akhir,
jumpa,
pisah,
haru.
haru.
kau tahu?
tertatih aku mencapaimu.
bergelut dalam segala permainan perasaan.
aku benar-benar bersyukur bisa menemuimu.
juga orang-orang yang sepertimu.
akhirnya
akhirnya
Desember adalah waktu perjumpaan pun perpisahan
waktu perayaan dan perenungan
scene demi scene dari masa lalu
seperti sudah lama tapi baru (atau sudah) setahun yang lalu.
orang datang dan pergi.
seperti waktu yang terus berlalu
tak lain dari sementara
karena keabadian hanya ada di dongeng belaka
orang datang dan pergi
begitupun aku.
hadir lalu meninggalkan,
berpisah lalu bersua lagi.
seperti sudah lama tapi baru (atau sudah) setahun yang lalu.
orang datang dan pergi.
seperti waktu yang terus berlalu
tak lain dari sementara
karena keabadian hanya ada di dongeng belaka
orang datang dan pergi
begitupun aku.
hadir lalu meninggalkan,
berpisah lalu bersua lagi.
entahlah, Desember.
aku lelah penat rupanya.
permainan yang kita mainkan tahun ini
sangat menguras tenaga, pikir, dan perasaan
aku berharap bisa bersantai denganmu barang sejenak
sampai jumpa 2 hari lagi di Yogyakarta.
aku lelah penat rupanya.
permainan yang kita mainkan tahun ini
sangat menguras tenaga, pikir, dan perasaan
aku berharap bisa bersantai denganmu barang sejenak
sampai jumpa 2 hari lagi di Yogyakarta.
Jatinangor, 21 Desember 2015
23:05
~dy
Comments
Post a Comment