zona waktu
kita punya zona waktu yang berbeda. tak pa pa. aku tak bermasalah dengan itu. hanya saja bagaimana menyatukan zona waktu kita masing-masing menjadi satu titik bertemu dan menyelaraskan sisanya, mengkompromikan segala urusan dari aku dan kau menjadi kita, mengalahkan ego, meluaskan lapang penerimaan di hati, itu pertanyaannya.
bagaimana?
bagaimana?
atau bagaimana kalau kita tak perlu menyamakan zona.. membiarkan saja kau dengan duniamu dan aku tetap di sini. bagaimana kalau kita tak perlu berada di zona yang sama. hanya perlu memiliki kesepakatan untuk tujuan yang sama. bila saja perasaan itu membawa kita menembus ruang dan waktu, termasuk mengacaukan zona waktu kita masing-masing, bagaimana?
kau tahu? bertemu denganmu bukan keharusan, apalagi bersatu, dan kita pun bukan harus memaksakan waktu-waktu yang berputar di sekitar kita melambat untuk saling menanti di suatu waktu.
oh, sial. kau membuatku melankoli sekali lagi. aku benci mengatakannya... tapi ya kamu benar.
Jatinangor
~dy
~dy

Comments
Post a Comment