sudut malam

menemuimu di suatu malam
menyediakan suatu sudut yang sama-sama kita sukai
dengan alunan musik mendamaikan
dan tak lupa secangkir minuman hangat masing-masing
cokelat panas untukku dan teh hangat favoritmu yang harum

menemuimu untuk sebuah malam
mengamatimu lekat-lekat
gurat wajah lelahmu,
senyum lebarmu
gestur semangatmu
bagai asing, jauh, usang.

aku di sini menemuimu
di sudut malamku, menyapamu
sebab menyelamu di kala siang tidak mungkin
sebab kamu adalah milik duniamu
dan kumiliki sudut ini
untuk kamu menitipkan kisahmu keping demi keping

menemuimu lagi malam ini
bersiap dengan balik duniamu
bersiap dengan apapun celotehmu
mimpi-mimpi hebatmu
keluh kesahmu
kawanmu
kamu

"dunia parah" katamu
"terlalu banyak bercanda.
berputar-putar di lingkaran yang sama
tertawa dan melupa,
hidup ini untuk apa
mencapai bahagia
entah yang mana."

lalu, kusiapkan suatu cerita pada suatu malam
cerita biasa sebenarnya, sayang
namun kuyakinkan kau aku tidak bercanda.
tentang badut-badut jalanan,
topeng monyet,
anak-anak berlarian di gang,
serta mereka yang terus berjalan,
tentang pikiran acak dan yang tak terpikirkan.

ah, pada sudut malam esok akan kucoba kisahkan padamu tentang yang satu itu.
~dy

Comments

Popular posts from this blog

rindu #2

could it be?

kejar